Kontes Putri Muslimah

Bismillah…

Suasana berbeda saya rasakan saat memasuki rumah sepulang kerja malam tadi (13 Mei 2015), salah satu saluran televisi swasta yang biasanya menampilkan acara live show dangdut berubah menjadi “islami”. Oh ternyata ada kontes, ya kontes Putri Muslimah namanya. Saya penasaran dengan kontes ini, maka saya browsing semua tentang kontes ini.

Tidak butuh waktu lama, hasil browsing saya di internet memberikan banyak masukan tentang kontes ini, salah satu yang membuat saya terbelalak adalah “syarat” untuk mengikuti kontes ini, ternyata kontes ini sama dengan kontes kecantikan lainnya. Kemampuan baca Al-Quran bukan berada di persyaratan pertama tapi dibawah kemampuan akting, modelling, nyanyi, dan penampilan fisik menarik (TB minimal 165 cm). Jleb… saya terdiam.

Sebuah tulisan di layanan berita online mengatakan bahwa Jawara “Putri Muslimah” tahun 2014 lalu Siti Nurmelia Baskarani atau Melly, berkesempatan memasuki dunia entertainment Indonesia, bermain disejumlah FTV, menjadi Host, modeling. Hal ini senada dengan apa yang saya katakan diawal tadi: kontes ini sama dengan kontes kecantikan lainnya.

Menyandang predikat Putri Muslimah bukanlah sesuatu yang mudah, menurut saya seorang Putri Muslimah tidak mesti harus cantik fisiknya, enak dipandang sehingga fotonya ada di majalah-majalah, jago akting dan menyanyi sehingga bisa bermain di FTV dan menyanyikan lagu “religi”, meriah busananya sehingga menjadi trend, Putri Musllimah seharusnya mengikuti teladan istri Nabi dan sahabiyah yang hidup di zamannya, punya pemahaman agama yang baik, tingkah laku yang islami, dan yang terpenting juga haruslah faham dan mengamalkan Al-Quran sekaligus mengajarkannya kepada muslimah-muslimah lain yang belum atau tidak punya kesempatan menjadi “Putri”. Seorang muslimah yang taat tentu akan sangat malu tampil dan berlenggak-lenggok di hadapan umum ditatap dari ujung kepala hingga ujung kakinya oleh mata lelaki yang bukan suaminya, seorang muslimah adalah wanita yang lemah lembut namun kuat dalam mendidik anak, dan menjaga kehormatan diri dan rumah tangganya.

Semoga Alloh memberi kita kekuatan untuk membedakan mana haq mana bathil.

Wallohu a’lam bisshowab_

Iklan

Berikan komentar anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s